Saham atau yang dikenal dengan nama efek adalah tanda
kepemilikan atas sebuah perusahaan yang mengeluarkannya, dengan memiliki
saham seorang investor berarti memiliki kepemilikan perusahaan tersebut
sebesar jumlah kepemilikan lembar sahamnya. Tujuan perusahaan
mengeluarkan saham adalah untuk mendapatkan modal segar dari para
investor dengan kewajiban perusahaan akan hak-hak yang dimiliki investor
sebagai pemegang saham.
Saham sendiri diperdagangkan disebuah pasar yakni bursa
saham, yang merupakan tempat jual beli saham yang menghubungkan antara
pembeli dan penjual saham perusahaan. Selain saham juga ada jual beli
obligasi pemerintah. Penawaran saham untuk pertama kalinya dari sebuah
perusahaan disebut dengan pasar primer, dan perdagangan kedua disebut
dengan pasar sekunder.
Bursa saham sekarang ini sudah menggunakan media
elektronik, jika tadinya hanya manual menggunakan catetan, kini bursa
saham beralih mengikuti moderenisasi yang terus berkembang, dengan
keuntungan menggunakan media elektronik ini membuat transaksi menjadi
lebih cepat dan biaya transaksi lebih privat karena pihak-pihak yang
sedang melakukan transaksi tidak perlu tahu transaksi lawannya.
Perusahaan juga tidak harus menerbitkan sahamnya di bursa saham, dan
tidak mesti juga memperdagangkan sahamnya di bursa saham, hal ini
disebut dengan off exchange.
Bursa saham di Indonesia ada dua tempat yaitu Jakarta
Stock Exchange (JSX) atau Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek
Surabaya (BES) atau Surabaya Stock Exchange (SSX), tetapi pada 1
desember 2007 Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya bergabung dan
menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX).
Tujuan penggabungan Bursa saham, antara Bursa Efek Jakarta dan Bursa
Efek Surabaya adalah untuk lebih mengefektivitaskan transaksi dan
operasional.
Dalam perdagangan di bursa saham, BEI menggunakan sistem
JATS (Jakarta Automated Trading System) pada tangga 22 Mei 1995, lalu
JATS diganti pada 2 maret 2009 dengan nama JATS-NextG. Bursa Efek
Indonesia (BEI) sendiri berpusat di Kawasan Niaga Sudirman, Jl. Jend.
Sudirman 52-53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
BEI menyediakan informasi berupa perkembangan bursa saham,
dan menyebarkannya ke publik melalui media cetak dan media elektronik.
Pergerakan harga saham itu memiliki satu indikator yakni indeks harga
saham.
Macam-macam Indeks Harga Saham Pada Bursa Saham,
Macam-macam Indeks Harga Saham Pada Bursa Saham,
IHSG (Index Harga Saham Gabungan).
Indeks Sektoral.
Indeks LQ45.
Indeks Individual.
Jakarta Islamic Index.
Indeks Sektoral.
Indeks LQ45.
Indeks Individual.
Jakarta Islamic Index.
Dalam membeli saham di bursa saham tidak dapat membeli
secara satuan, karena untuk transaksi di bursa saham membeli saham
dengan satuan Lot, yakni 1 Lot sama dengan 500 lembar saham. Jika harga
per lembar sahamnya Rp.100 maka minimal modal yang harus dikeluarkan
investor adalah Rp.50.000 (Rp.100 x 500 lembar saham).
Dalam Bursa Saham, Saham Dibagi Menjadi Beberapa Macam, yakni :
Dalam Bursa Saham, Saham Dibagi Menjadi Beberapa Macam, yakni :
Saham biasa (common stock)
hak bagi pemegang saham biasa ini akan mendapatkan pembagian dividen yang sama setelah perusahaan telah melakukan pembagian saham kepada pemegang saham preferen.
Saham preferen (preferred stock) :
Pemegang saham preferen mendapatkan hak untuk menerima deviden terlebih dahulu dibanding pemegang saham biasa.
Saham treasuri (treasury stock) :
Saham yang sudah pernah dikeluarkan oleh perusahaan dan saham-saham tersebut dibeli kembali untuk disimpan dan dijual dikemudian hari.
hak bagi pemegang saham biasa ini akan mendapatkan pembagian dividen yang sama setelah perusahaan telah melakukan pembagian saham kepada pemegang saham preferen.
Saham preferen (preferred stock) :
Pemegang saham preferen mendapatkan hak untuk menerima deviden terlebih dahulu dibanding pemegang saham biasa.
Saham treasuri (treasury stock) :
Saham yang sudah pernah dikeluarkan oleh perusahaan dan saham-saham tersebut dibeli kembali untuk disimpan dan dijual dikemudian hari.
Dalam bursa saham juga ada saham yang dikenal dengan
BlueChip, yakni saham yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan besar
yang harga saham tersebut sangat mahal, karena nilainya yang tinggi
banyak investor yang membeli saham blue chip ini karena kemungkianan
kecil untuk terkena loss (rugi).
http://financeroll.co.id/uncategorized/bursa-saham/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar